Kamis, 13 Agustus 2015

Selesai.

Lembar demi lembar ku buka. Buku kecil usang itu penuh dengan coretan kisah masa remajaku, lebih tepatnya masa SMA. Guratan pena melontarkan huruf demi huruf membentuk kata dan berpadu merangkai kalimat. Bercerita tentang bagaimana dulunya aku berambisi menjadi yang terbaik di seantero kelas, tentang bagaimana rasa kecewa kala terdepak dari ekstrakulikuler bergengsi hanya karena aku bukan "dia"...